Epidemiologi Lapangan

Tujuan:

Program ini bertujuan untuk menghasilkan ahli epidemiologi setingkat master yang mempunyai pengalaman lapangan sehingga siap bekerja secara mandiri sebagai intelejen penyakit untuk menyediakan informasi dan saran epidemiologi bagi para pengambil keputusan dan kebijakan berbasis bukti untuk meningkatkan keamanan kesehatan global (global health security).

Lama pendidikan: 

Program ini terdiri dari kegiatan akademik setara dengan 50 Satuan Kredit Semester (SKS) yang digunakan sesuai dengan ketentuan Dikti dan juga diakui oleh ECTS (European Credit Transfer and Accumulation System) serta kegiatan magang selama minimal 68 minggu dengan melakukan tugas akademik dibawah pengarahan pembimbing lapangan. Kegiatan belajar mengajar difokuskan pada peningkatan kemampuan mahasiswa dalam bidang keilmuan dan penelitian, manajerial dan ketrampilan praktis di lapangan.

Calon peserta:
Calon peserta minat FETP dipersyaratkan memiliki latar belakang pendidikan dari S1 Kesehatan (Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Kedokteran Hewan, Gizi, Keperawatan, atau Kebidanan).  Peserta lebih diutamakan bagi yang sudah mempunyai pengalaman kerja sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas maupun Rumah Sakit, staf program pengendalian penyakit maupun program kesehatan lainnya di dinas kesehatan tingkat kabupaten, provinsi, nasional, maupun staf di LSM terkait kesehatan. Peserta yang belum mempunyai pengalaman kerja atau fresh graduate  juga dipersilahkan untuk mendaftar.

Setelah menyelesaikan studi, secara khusus para lulusan Minat Epidemiologi Lapangan diharapkan mampu:

  1. Melakukan analisis data surveilans kesehatan dan membuat ringkasan
  2. Merancang, melaksanakan dan menilai sistem surveilans kesehatan masyarakat
  3. Melakukan investigasi suatu kejadian luar biasa atau suatu kejadian yang berpotensi menjadi masalah kesehatan yang memerlukan respon tepat waktu;
  4. Merancang, mengembangkan protocol studi epidemiologi menggunakan prinsip dan metode epidemiologi analitik dan melakukannya termasuk mendapatkan ijin dari komisi etik;
  5. Melakukan komunikasi melalui presentasi oral maupun poster di kegiatan-kegiatan ilmiah seperti konferensi, seminar, workshop atau pertemuan;
  6. Melakukan komunikasi ilmiah tertulis melalui penulisan manuskrip (naskah publikasi) untuk jurnal peer review.

Diakhir program, lulusan akan mendapatkan gelar Master of Public Health.

MATA KULIAH WAJIB ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

  • Epidemiologi 1
  • Biostatistik 1
  • Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan
  • Ilmu Sosial dan Perilaku dalam Kesehatan Masyarakat
  • Kesehatan Lingkungan
  • Metodologi Penelitian
  • Tesis

MATA KULIAH WAJIB MINAT

  • Surveilans Kesehatan Masyarakat 1
  • Investigasi Kejadian Luar Biasa 1
  • Perencanaan dan Evaluasi 1
  • Prinsip-prinsip Pengendalian Penyakit
  • Epidemiologi 2 (Desain studi epidemiologi observasional)
  • Biostatistik 2 (Lanjutan)
  • Komunikasi dan Advokasi

MATA KULIAH WAJIB MINAT

  • Surveilans Kesehatan Masyarakat 2
  • Investigasi Kejadian Luar Biasa 2
  • Perencanaan dan Evaluasi 2
  • Epidemiologi 3 : Operational Research in Epi

MATA KULIAH PILIHAN

  • Epidemiologi 4 : Epidemiologi dan Pengendalian Penyakit Menular di Negara Berkembang
  • Skrining Kesehatan Masyarakat
  • Manajemen Data